pekan minggu lalu gudang CPO dan BBM ilegal dari Palembang sampai muara enim di razia oleh jajaran polda dan poltabes bahkan ada yang di bawa ke polda
lain dengan gudang satu ini seakan tidak takut dengan APH bahkan sudah mengangkangi polda sumsel,diduga gudang tersebut ada main dengan APH setempat
bahkan pemilik gudang mengatakan sudah ada kordinasi dari Polsek sampai ke Polda .
gudang tersebut berada di pinggir di jalan desa Lembak kabupaten muara enim.wilaya Hukum Polsek Lembak,
gudang tersebut di duga tempat penampungan minyak CPO dari mobil CPO yg curang menurunkan minyak dri tengki ke gudang tersebut,agar kejahatan mereka tidak di ketahui ,mereka dengan cara menggantungkan Air di bawah tengky agar saat di timbang minyak tidak berkurang ..
tim Mengkonfirmasi salah satu warga yang terlibat di dalam gudang engan disebutkan namanya mengatakan gudang tersebut milik ( ANDRE ) ucapnya.
dari salah satu warga setempat yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan iyo pak aku neman teliat mobil tangkY samo mobil Kol diesel atau trak sering masuk dalam gudang tersebut kami ini hanya rakyat kecil yg tidak bisa apa apa ucapnya dengan nada kesal
Berdasarkan informasi yang dihimpun, gudang tersebut beroperasi secara terang-terangan , namun aktivitas keluar-masuk kendaraan tangki dan baby tedmon masih kerap terlihat di dalam gudang, terutama pada malam hingga dini hari.
Keberanian membuka kembali usaha CPO ilegal ini diduga karena adanya bekingan dari oknum aparat dan Hal ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, mengingat aktivitas tersebut tidak hanya melanggar hukum, namun ini suatu tindakan kriminal ucapnya
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang, kepolisian setempat terkait dugaan keterlibatan oknum dan keberadaan gudang tersebut.
Masyarakat berharap agar aparat penegak hukum bertindak tegas dan tidak tebang pilih dalam menindak pelaku usaha BBM ilegal, termasuk jika melibatkan oknum aparat yang menyalahgunakan kewenangannya. masyarakat setempat juga mendesak agar polres muara enim membongkar gudang tersebut, karena menjadi celah baru kriminal di desa kami tuturnya.
Red
Editor :(Brantas News)
